Routine Monotony

Serius deh… semua yang orang bilang mengenai kehidupan kerja yang rutin, berpola datar, dan lurus-lurus saja itu ternyata 100% benar!

Saya sudah merasakannnya sendiri. Jujur saja, saking rutinnya (capek juga jadi rutin), saya sampai nggak sempat mengerjakan hobi saya, yaitu menulis fiksi dan menggambar. Boro-boro melukis, menggambar sketsa saja nyaris tidak sempat!

Di forum FFNet, saya sampai ditagih oleh fans (ceilee…) karena fanfiksi belum kelar-kelar juga dan cliffhanger alias nanggung. Mereka semua penasaran akan akhir cerita saya, sementara saya buntung ide. Gimana dong?

Soal gambar, ya ampuun, saya pengen banget mencoba cat baru nih! Padahal sudah bela-belain beli yang sekalian bagus, tapi belum sempet nyoba, bawaannya males melulu atau capek. Gimana yah, masalahnya tempat kerja jauh n perjalanannya bikin lelah (alasan klasik banget sih…); padahal pengen menekuni hobi juga…

Akhir minggu, saya tepar, haha…

Alamak…

Eh, sori, malah jadi curhat. Yah, yang penting saya sudah pegang pekerjaan, ada uang untuk hidup n nggak nggantungin diri ke ortu lagi (meski rumah masih tetep bareng, kan masih solo-walking nih>>>halahh…).

Oke, sudah hampir akhir tahun, n sudah lama banget saya nggak isi blog ini. Kalaupun ngisi, bikinnya langsung halaman yang membahas review manga atau anime, dsb; dan biasanya sekali bikin, panjang.

Saya akan berusaha membuat tulisan yang lebih bermutu lagi di tahun depan, n berharap supaya tidak terlalu malas lagi (penyakit zaman baheula nih, males.com).

Selamat Akhir Tahun, Selamat Tahun Baru (meski masih lama), semoga tahun depan lebih membawa banyak berkah dan keberuntungan bagi kita semua, aamiin.

Salam, Dea.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah!!

Memang agak terlambat, tapi saya ingin mengucapkan Selamat Idul Fitri 1432 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah shaum kita diterima di sisi-Nya. Amin.

Ramadhan Segera Tiba

Hai.

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Setelah sekian lama tidak menulis apa-apa di dalam blog nan butut ini (ceileee…), aku menulis hanya untuk mengucapkan : “Selamat Menunaikan Ibadah Shaum Ramadhan 1432 Hijriah.”

Semoga amal ibadah kita, baik shaum, shalat, sedekah, dan sebagainya, diterima di sisi Allah SWT. AAMIIN.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam, Dea.

Setujukah Anda dengan Tarif dan Jadwal Kereta Commuter Baru??

Pertanyaan itulah yang patut saya tanyakan pada Anda sekalian sesama pengguna kereta listrik commuter Jabodetabek.

Tanggal 2 Juli 2011 nanti, resminya PT KAI dan PT KCJ akan memberlakukan sistem Single Operation atau kereta, baik ekonomi non AC dan AC, akan berhenti di setiap stasiun persinggahan. Kereta ekspres dan ekonomi AC akan dilebur menjadi satu dan berganti nama menjadi kereta Commuter Line (CL). Tarifnya akan menjadi sama saja (flat) dekat atau jauh, yaitu sebesar Rp 8.000 untuk lintas Jakarta-Serpong dan sebaliknya, dan Rp 9.000 untuk lintas Bogor-Jakarta dan sebaliknya, serta Rp 9.000 untuk lintas Tangerang-Jakarta dan sebaliknya.

Jujur saja, saya akui bahwa sistem ini cukup bagus (meski memperlama waktu perjalanan menjadi 15-30 menit per perjalanan dan memangkas sejumlah jadwal perjalanan). Dengan adanya sistem ini, maka para pemakai jasa kereta api tidak perlu menunggu kereta saling susul-menyusul karena kereta tersebut tidak berhenti di stasiun yang bersangkutan. Jadinya, penumpang bebas menaiki kereta mana pun yang singgah di stasiun, karena kereta akan lebih banyak ‘beredar’ di stasiun.

Namun, perlu dilihat juga kerugian yang terjadi akibat pemberlakuan sistem baru ini. Pertama, tentunya masalah tarif. Pada rencana tarif baru ini, tarif akan menjadi sama rata atau flat sebesar Rp 8.000 – Rp 9.000 sekali perjalanan. Bagi para (mantan) pengguna kereta ekspres, hal itu tentunya tidak menjadi masalah, karena tarif tersebut tidak berubah dari tarif normal ekspres, dan untuk kasus kereta trayek Jakarta-Bogor dan sebaliknya (Pakuan Ekspress) harga justru mengalami penurunan. Tetapi, masalah dialami oleh pengguna setia kereta ekonomi AC, karena tarif naik tajam sebesar kurang lebih 90 %, dari yang semula Rp 4.500 (Serpong-Jakarta dan sebaliknya) dan Rp 5.500 (Bogor-Jakarta dan sebaliknya) menjadi Rp 8.000 dan Rp 9.000.

Masalah kedua, adanya beberapa jadwal yang dihilangkan–dimana waktu perjalanan tersebut merupakan waktu atau jam sibuk bagi para komuter Jabodetabek. Sebagai contoh, jadwal perjalanan kereta ekspres Sudirman yang berangkat sore hari dari Stasiun Manggarai, biasanya tersedia pada jam 17.28 dan 18.15. Pada jadwal baru, kedua jadwal perjalanan tersebut dihilangkan. Bisa dibayangkan penumpukan penumpang, yang sebagian besar para karyawan yang bekerja di kawasan Sudirman-Thamrin, yang terjadi pada kereta commuter line yang berangkat dari Stasiun Manggarai pukul 18.25!

PT KAI dan PT KCJ, tentunya, sebagai badan negara memiliki niat dan itikad baik dalam memperbaiki dan memajukan sistem transportasi perkeretaapian di Indonesia. Tetapi jujur saja, solusi yang mereka galakkan dalam bentuk sistem SO dan pemberlakuan tarif baru ini justru berpotensi memicu timbulnya masalah-masalah baru–yang akarnya merupakan masalah lama yang kerap terjadi di Indonesia. Reaksi pro-kontra (sebagian besar kontra, termasuk saya :( ) sudah terjadi di beberapa stasiun persinggahan utama di kawasan Jabodetabek.

Jadi, mari kita lihat tanggal 2 Juli dan seterusnya nanti, apakan memang benar sesuai janji PT KAI dan PT KCJ, bahwa arus transportasi kereta api di wilayah Jabodetabek akan menjadi efisien dan lancar? Atau justru akan terjadi masalah dan kekacauan baru?? Wallahu alam.

Bagi mereka yang ingin mendownload jadwal baru, klik saja di link di bawah ini :

- Jakarta – Tangerang

- Jakarta – Serpong

- Serpong – Jakarta

- Jakarta – Bogor (1)

- Jakarta – Bogor (2)

- Bogor – Jakarta (1)

- Bogor – Jakarta (2)

- Jakarta – Bekasi

- Bekasi – Jakarta

Jika link bermasalah, langsung masuk situs resmi KRL Commuter saja di www.krl.co.id.

Semoga bermanfaat. Sebagai pengguna rutin kereta commuter, jujur saja saya sangat mengharapkan adanya telaah ulang bagi pengadaan sistem jadwal dan tarif baru ini, agar tercapai kenyamanan bagi para pengguna jasa kereta commuter sekalian.

Salam, Dea.

 

NB. WORO-WORO!!!

Ada pemberitahuan tarif baru, yang merupakan hasil perundingan antara PT KAI dan PT KCJ dengan komunitas KRLMania. Tarif Commuter Line (CL) sedianya akan mengalami penyesuaian, yaitu Jakarta-Serpong atau sebaliknya menjadi Rp 6000, Jakarta-Bogor atau sebaliknya menjadi Rp 7000, Jakarta-Tangerang atau sebaliknya menjadi Rp 5500, Jakarta-Depok atau sebaliknya menjadi Rp 6000, dan Jakarta-Bekasi atau sebaliknya menjadi Rp 6500.

Alhamdulillah!!

Lagi, Mengenai Alat Gambar: Pena Gambar

Halo.

Setelah membaca mengenai artikel saya sebelumnya, Peralatan Gambarku dan Melanjutkan Mengenai Alat Gambar, banyak yang bertanya kepada saya, terutama mengenai pena gambar dan semacamnya.

Sejujurnya, saya juga baru pemula dalam hal ini, dan oleh karena bujet keuangan yang tidak memadai, saya juga hanya bisa memanfaatkan peralatan yang ada, semacam pena gambar murah dan screentone digital (terutama yang bisa dibikin sendiri…)

Kali ini, saya mau menjelaskan mengenai pena gambar yang saya pakai. Saya menggunakan beberapa jenis pena gambar sekaligus, selain karena memang saya senang berkreasi dan mencoba-coba, ada beberapa jenis atau tipe ilustrasi tertentu yang hanya bagus bila digambarkan menggunakan pena tersendiri.

Pena gambar paling umum yang saya pakai adalah pena gambar biasa, yang jenis tintanya mirip pena Boxy. Sebenarnya Boxy juga bisa dipakai sebagai pena gambar, hanya saja saya tidak menyarankannya, karena tintanya jenis non-waterproof. Nanti bisa berabe bila gambarnya akan diwarnai menggunakan metode tradisional (cat air atau cat poster), bisa luntur.

Merk pena gambar yang saya pakai (umumnya) Snowman, karena merk inilah yang paling lazim ditemui di toko-toko buku dan relatif murah. Merk Sakura Micro Pigmen merupakan merk yang lebih bagus dan berkualitas, enak dipakai, dan tintanya lebih tahan lama dibanding Snowman (Snowman cenderung memudar bila goresannya dihapus menggunakan karet penghapus biasa), tetapi harganya lebih mahal (karena impor) dan lebih susah ditemukan. Hanya toko-toko buku dan toko alat tulis tertentu yang menjual pena ini, seperti Paperclip dan Kinokuniya. Varian pena gambar Sakura juga lebih luas dibandingkan Snowman; pena Sakura memiliki 4  jenis warna tinta (hitam, biru, merah, hijau), ukuran mata pena lebih beragam (mulai dari 0.005 sampai 0.5 dengan akurasi dan goresan yang lebih rapi), dan jenis pena khusus yang menyerupai fude pen dari Jepang, jenis pena brush atau kuas.

Atas-bawah:

# pena Rotring 0.01–jenis pena teknis lebih enak untuk dipakai menggambar latar belakang atau detail pada ilustrasi, semacam rambut, ornamen, dsb. Untuk menggambar karakter juga boleh, tapi kurang fleksibel (namanya juga pena teknis…) karena goresannya terkesan terlalu rapi dan kurang spontan.

#1: pena gambar merk Sakura Micro Pigmen, jenis brush pen–yang ini enaknya dipakai untuk menggambar rambut. Semua pena gambar Sakura Micro Pigmen berwarna-kemas seperti ini, krem kekuningan. Ada juga pena berwarna-kemas hitam, tapi itu yang jenis permanent marker (kalo gak salah :P )

#2: pena gambar merk Snowman 0.01–jenis pena gambar yang paling umum dan sering saya pakai. Harganya relatif murah (dibandingkan dengan Sakura, Yoken, Simbalion, dsj) dan mudah ditemui.

# spidol, baik spidol biasa maupun spidol marker permanen–spidol  lebih baik digunakan untuk mewarnai latar belakang gelap atau hitam, bukan untuk meninta karakter; karena spidol cenderung memiliki goresan yang lebar dan tidak akurat. Untuk membuat komik sebaiknya pakai yang permanent marker deh, soalnya spidol biasa merk Snowman seperti yang dicontohkan di atas itu tintanya luntur abis…

Jadi, untuk yang baru pertama kali mencoba menggambar dan meninta, sebaiknya pakai pena gambar murah dulu saja, baru mencoba pena yang lebih mahal/bagus. Snowman merupakan merk yang sudah cukup enak digunakan dan tidak terlalu memberati kantong. Kalau mau bereksperimen dengan G-pen atau maru pen gaya mangaka Jepang, yaah, harus siap merogoh kantong lebih, karena harganya mahal banget. Selain itu, untuk yang tidak biasa menggunakan pena gambar model celup-tinta, pasti kerepotan menggunakan pena semacam ini. Selain itu, pena dan mata pena semacam ini hanya bisa ditemui di toko-toko tertentu. Kinokuniya adalah rujukan pertama; Paperclip juga menjual mata pena semacam ini, tetapi koleksi mereka tidak selengkap Kinokuniya (maklum, toko buku Jepang…).

Oke, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda sekalian yang ingin mencoba menggambar manga atau komik; atau cuma sekedar membuat ilustrasi. Sekedar memberi tahu, saya membuat artikel ini hanya untuk berbagi, bukan karena saya merasa lebih ahli atau semacamnya. Saya juga masih pemula kok :D

Salam, Dea.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.