Lagu yang Kusuka
Mei 12, 2008
Saat ini aku sedang mendengarkan lagu Perancis berjudul Je te rends ton amour yang dinyanyikan oleh Mylene Farmer. Aku jadi suka lagu itu karena sempat mendownload klip anime Yami no Matsuei dan ada lagu itu. Sebenarnya apa arti judul lagu itu? Lagunya berirama agak angsty dan gothik, suasana yang cukup kusuka.
Sejak dulu, aku lebih menyukai lagu-lagu instrumental atau lagu minim vokal. Aku tidak menggemari suatu grup musik tertentu, apalagi grup musik Indonesia. Alamak, lagunya cengeng abiss! Males banget kali ngedengerinnya!
Bagiku lagu adalah suatu sarana hiburan, dan untuk beberapa kondisi tertentu, sarana untuk melarikan diri ke dunia pikiranku sendiri. Terkadang aku tidak peduli apa arti lirik lagu itu, yang penting iramanya enak dan cocok denganku, maka aku akan mendengarkannya. Apalagi kalau aku lagi belajar, aku pasti mendengarkan lagu yang kusuka. Lagu itu terkadang tidak kudengarkan, cuma jadi background saja. Saking nempelnya itu background lagu ama otakku, biasanya aku sampai gak ngerespon orang yang ngetok-ngetok pintu kamarku.
Tetapi ada suatu aturan tak tertulis bagiku bahwa ketika mendengarkan suatu lagu berlirik dan bervokal, minimal aku harus mengerti tema lagu dan sebisa mungkin aku harus tahu arti keseluruhan lagu itu, baru aku bisa menikmatinya. Makanya aku nggak pernah bisa menyukai lagu Indonesia (kecuali beberapa lagu tertentu), soalnya berhubung aku mengerti arti lirik lagunya, aku jadi ogah ngedengerinnya.
Paling enak mendengarkan lagu instrumental atau lagu bervokal minim. Dengan mendengarkan lagu semacam itu, aku tidak perlu pusing-pusing memikirkan apa makna yang ingin disampaikan lagu tersebut. Yang penting melodinya enak dan bisa diterima kuping, yah jadilah. Aliran lagu instrumental yang kusuka berkisar mulai dari lagu klasik, New Age, tradisional, etc. Terutama sekali New Age dan tradisional, apalagi yang menggunakan alat musik piano dan biola. Untuk biola aku lebih suka mendengarkan biola alto, soalnya lebih tenang. Cello juga kadang-kadang jadi pilihanku. Untuk harpa dan alat musik petik lainnya, aku kurang suka karena ada nada gesekan antara jari dan bagian alat musik yang dipetik yang mengganggu di telingaku ketika aku mendengarkan lagunya. Gamelan juga lumayan kusuka, tetapi hanya gamelan Jawa saja, soalnya gamelan Sunda terlalu dinamis buatku. Selain itu aku kurang suka bunyi suling dan kendang.
Aku cukup menyukai nasyid, tetapi seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, aku kurang menyukai lagu bervokal. Khusus nasyid bagiku itu bukanlah lagu, melainkan syair yang didendangkan, mengingat minimnya alat musik (malah biasanya gak pake alat musik, cuman acapella) yang digunakan.
Sejujurnya aku benci lagu-lagu Indonesia yang justru menjadi top hit dan banyak disukai orang. Alasannya : karena banyak orang yang suka, jadinya lagu itu masuk ke chart lagu terus menerus dan jadi sering diputar. Nah, karena keseringan diputar, aku jadi BOSAN BERAT!!! Khusus untuk saat ini, aku sedang benci berat pada lagu Cinta ini Membunuhku dari D’Massiv dan lagu dari Yovie and Nuno yang, aku lupa judulnya, pokoknya isinya “Dia milikku, bukan milikmu…”, itu saja terus yang disebut di chorusnya. Bosen banget gak sih????!!!
Sori banget buat penggemar lagu-lagu yang kusebut di atas. Menurutku dua lagu itu gak meaning banget!
Salam, Dea.
P.S. Untuk adikku yang punya selera lagu yang sama denganku, cuman dia rada mello dikit (dia suka ngedengerin lagu Josh Groban bertema cinta ^^; terus suka nyanyi di kamar mandi keras-keras sambil berpuisi, hahahaha), beda denganku yang lebih gahar kalo ngedengerin lagu hehehe… ayo semangat UANnya!
Langit itu Indah
Mei 8, 2008
Ya. Langit itu indah.
Aku menyukai langit.
Langit merupakan sumber inspirasi yang tiada habisnya untuk menyegarkan pikiranmu. Aku bersyukur langit kita berwarna biru dan memiliki awan yang cantik, dan bukannya berwarna hitam kelam seperti luar angkasa (katanya…).
Warna langit mungkin terlihat sama bagi kita setiap harinya. Tetapi jika kita memperhatikannya lebih dalam lagi, warna langit tidaklah selalu persis sama. Selalu saja ada perbedaannya.
Hal paling nyata adalah warna langit senja. Tidak ada satu senja pun yang persis sama dari hari ke hari, mulai dari dunia ini diciptakan (katanya…) sampai akhir dunia (katanya lagi…). Tuhan Maha Besar, Dia menciptakan sesuatu yang begitu indah dan sederhana, tetapi terkadang bisa begitu menakutkan (kalau ada badai) dan rumit.
Selama aku melukis, aku belum pernah sama sekali menemukan campuran warna yang sesuai dengan warna langit senja. Merah, jingga, terkadang lembayung dan merah muda, bercampur biru tua atau muda, terkadang kelabu gelap dan ungu tua, begitu banyak campuran warna dalam satu kali pemandangan senja. Dan itu tidaklah sama setiap harinya. Begitu sederhana kelihatannya ketika warna itu membaur dalam satu bingkai langit senja, tetapi ternyata tingkat kerumitannya lebih tinggi daripada komposisi warna lukisan karya pelukis maestro dunia.
Kira-kira sampai kapankah kita bisa tetap hidup dan tetap bersyukur untuk terus menyaksikannya? Bersyukurlah kita masih hidup sampai hari ini.
Apabila nanti matahari tidak lagi tenggelam di ufuk barat, mungkin sudah tidak ada lagi kesempatan kita untuk mensyukuri senja ciptaan Tuhan kita yang Agung.
Salam, Dea.
P.S. Bagi sesama penggemar pemandangan langit senja, mari kita sama-sama mencoba untuk mengabadikannya dan bersyukur sampai sekarang kita masih ada untuk mengabadikan momen-momen senja tersebut. Amin.
Donor Darah Jadi Hobi
Mei 1, 2008
Rabu kemarin (30/4), aku ikutan donor darah Beswan Djarum. Tempatnya di gedung rektorat IPB. Aku ikutan bareng Sinta dan Erna, teman-teman sekosku.
Aku menjalani donor darah sudah 8 kali, dan gak tau kenapa, ketagihan. Senang saja, padahal aku nggak mikir kalo nanti darahku bakalan berguna buat orang lain. AKu cuma senang saja menjalani donor darah. Sudah jadi hobi kali ya…
Golongan darahku A. Dibandingkan golongan darah AB, golongan darah A termasuk sering ada. Begitu juga golongan darah B dan O. Cuma AB yang langka. Apalagi kalo Rhesusnya negatif. Biasanya orang yang Rhesusnya negatif itu kalo dia keturunan luar negeri, terutama kalo dia keturunan bule. Kalo orang Indonesia sih, biasanya Rhesusnya positif, kecuali dalam kasus-kasus tertentu.
Nah, kemarin itu aku donor darah cepat banget, cuman 15 menitan. Padahal biasanya orang butuh waktu sekitar 30 menit atau lebih untuk sekali ambil darah. Gila, darah gw ngalirnya deras amat! Jadi kepikiran, gimana ya kalo aku kecelakaan, terus terluka parah, bisa-bisa aku mati di lokasi kejadian, heee…
Habis donor darah, seperti biasa kami disuguhi makanan : mi rebus, telur rebus, dan susu cokelat. Diberi obat penambah darah juga, meski biasanya kuberikan ke orang, habis males minumnya. Pas sebelum makan, aku dan Erna mau ngasihin formulir PMI ke petugasnya. Eh, tau-tau si Erna pingsan!Untung aja bapak-bapak petugas PMI itu sigap dan tanggap terhadap keadaan. Langsung saja si Erna digotong ke ruang dalam untuk dibaringkan. Aku dititipin tasnya doang ^ ^
Untungnya aku nggak pernah pingsan pas donor darah. Padahal aku sering begadang lho malam sebelum donor darah. Mungkin karena begadang itu sudah jadi kebiasaan hidup kali ya, maklum aku rada insom, jadinya sudah kebal. Jujur saja, seumur hidup aku belum pernah pingsan.
Nah buat yang pengen donor darah, harus diingat bahwa jangan mendonorkan darah bila :
1. lagi mens atau nifas, khusus buat cewek, soalnya darah lagi keluar banyak
2. habis begadang semalaman, ntar kadar Hb darah turun dan badan lemes jadi kemungkinan pingsan lebih besar
3. pernah sakit malaria, tifus, atau demam berdarah, atau baru saja meminum obat tertentu pas malam sebelum donor darah
4. habis minum teh, aku juga kurang tahu kenapa, tapi katanya teh bisa menurunkan kadar Hb darah (kalo tehnya kelat alias pekat dan tanpa gula)
5. menderita penyakit menular tertentu pada saat itu (jelaslah, takutnya kebawa dalam darah yang kamu sumbangin kan?)
6. kadar Hb kurang dari 12,5, soalnya bisa mudah pingsan
7. punya penyakit darah rendah (gampang pingsan juga)
Nah, selamat donor darah ya!
Salam, Dea.
N.B. Aku paling suka kalo ikut donor darah Beswan Djarum, soalnya sering dapat kaos yang bagus hehehe ^_^
