KOMEDI LALADON
Februari 23, 2008
Hari Senin tanggal 14 Januari 2008, Endang dan Ulfie bertengkar sms di telepon. Entah masalah apa, aku juga kurang jelas. Yang jelas, Endang mengeluarkan pernyataan bahwa ia akan jalan-jalan di terminal Laladon (ngapain coba, jalan-jalan di terminal??), dan kalau-kalau dia pingsan lagi (dia pernah pingsan di BTM), Ulfie nggak usah peduliin dia. Terus dia matiin telepon. Sebelumnya dia ngomong ke Erna, kalau-kalau Ulfie sms lagi ke hp Erna, nggak usah dibalas saja.
Beberapa saat kemudian Ulfie sms Erna, yang isinya meminta tolong Erna untuk mengecek Endang di terminal Laladon, khawatir dia pingsan di sana (??). Soalnya, Ulfie sudah mencoba sms Endang, tetapi tidak dibalas. Ulfie jadi khawatir dan berpikiran yang nggak-nggak.
Erna cemas dan langsung menuju terminal Laladon. Setengah hari ia mencari-cari Endang di sana dan tidak ketemu. Sementara itu, Endang yang membuka kembali hpnya menemukan sms dari Ulfie dan dari Erna. Sms Erna berisi, “Endang, kamu dimana? Aku sudah di terminal Laladon.”
Endang kaget, dan langsung menelpon Erna, mengatakan bahwa ia ada di kost. Segera Erna pulang dan menemukan Endang dalam keadaan segar bugar dan sehat wal afiat. Ia pun dongkol seribu jengkol (maksudnya apaan ya??).
Sementara Endang mengomeli dia, menyesalkan mengapa dia nggak nanya dulu sebelum memutuskan untuk pergi. Pada akhirnya mereka sama-sama menertawakan kekonyolan mereka ^_^.
Sore harinya Endang yang nggak enak hati sama Erna, membelikan Erna makan malam sebagai tanda maaf. Ulfie juga mengirim sms ke Erna, meminta maaf atas kebodohannya siang tadi. Hubungan Endang dan Ulfie pun membaik kembali. Selesai perkara.
Pesan dan moral yang bisa diambil dari kejadian ini adalah bahwa kita jangan terbawa emosi dan melakukan hal-hal bodoh yang bisa kita sesali di kemudian hari. Selain itu, jadilah orang yang analitis, tidak langsung percaya saja pada kata-kata orang, melainkan ditelaah dulu kebenarannya sebelum mengambil tindakan lebih lanjut untuk menanggulanginya.
Walhasil, mendengar semua kejadian yang terjadi di saat aku tidak dirumah itu membuatku ketawa ngakak dan geleng-geleng kepala. Dasar teman-temanku lebay semua!
Salam, Dea.