Perang Melawan Bos Tiran
Perang Melawan Bos Tiran
Judul Asli Buku : Boy Meets Girl
Nama Pengarang : Meg Cabot
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke- : 2
Tahun Terbit : April 2007
Jenis Cover : soft cover
Harga Terbit : Rp 50000 (??); harga diskon Rp 15000
ISBN : ISBN-10: 979-22-2519-6
ISBN-13: 978-979-22-2519-8
Salah satu novel diskonan yang kubeli di Sale Gramedia, haha
Semua pasti sudah tahu Meg Cabot kan?? Itu lho, pengarang Princess’s Diary. Dia memang terkenal dengan karya-karya chicklitnya yang segar dan menarik.
Novel yang satu ini juga sangat menarik dalam segi penceritaan atau Point of View (POV). Alih-alih menggunakan sistem penceritaan novel yang standar atau narasi, novel ini menggunakan gaya penceritaan dialog langsung, melalui berbagai macam kumpulan notes, dialog Instant Messaging (IM), email, sampai catatan-catatan kaki di tepian kertas reservasi restoran. Pendek kata, novel ini unik dan benar-benar lain daripada yang lain, deh!
Tokoh utamanya adalah seorang wanita muda berusia 26 tahun bernama Kathleen MacKenzie, yang bekerja sebagai staf bagian HRD kantor The New York Journal. Dia dan sahabatnya, sesama staf HRD bernama Jennifer Sadler, sibuk mengomentari bos mereka yang memang tiran, Amy Jenkins. Masalah Kate semakin bertambah ketika ia harus memecat staf kantin favorit mereka, Ida Lopez, hanya karena wanita tua itu menolak memberikan pie untuk pengacara perusahaan tersebut, Stuart Hertzog, yang memang pria brengsek dan menyebalkan—yang juga kebetulan adalah tunangan Amy.
Masalah pemecatan itu berbuntut panjang. Kate harus menghadapi politik kantor yang kotor, penindasan bosnya yang lalim, dan masalah pribadi lainnya…termasuk jatuh cinta pada adik kandung sang pengacara brengsek Stuart Hertzog, Mitchell Hertzog—yang 180 derajat berbeda jauh dari kakaknya!
Gaya bahasa yang segar, lucu, dan menggelitik emosi memang menjadi daya tarik novel-novel Meg Cabot. Mulai dari Princess’s Diary, kita pasti sudah tahu tingkah polah Mia Thermopolis yang lucu dan segar. Novel yang satu ini ditujukan untuk wanita muda dewasa, berbeda dengan PD yang memang ditujukan untuk remaja putri. Tetapi sebagai alternatif bacaan dan penghilang rasa bosan sewaktu menunggu kereta tiba (karena kemarin aku begitu…), novel ini memang patut dijadikan pilihan. Cuma… jangan ngakak sendiri ya bacanya!
Salam, Dea.

Belum ada trackback.