Beranda » Harian » Donor Darah Jadi Hobi

Donor Darah Jadi Hobi

Rabu kemarin (30/4), aku ikutan donor darah Beswan Djarum. Tempatnya di gedung rektorat IPB. Aku ikutan bareng Sinta dan Erna, teman-teman sekosku.

Aku menjalani donor darah sudah 8 kali, dan gak tau kenapa, ketagihan. Senang saja, padahal aku nggak mikir kalo nanti darahku bakalan berguna buat orang lain. AKu cuma senang saja menjalani donor darah. Sudah jadi hobi kali ya…

Golongan darahku A. Dibandingkan golongan darah AB, golongan darah A termasuk sering ada. Begitu juga golongan darah B dan O. Cuma AB yang langka. Apalagi kalo Rhesusnya negatif. Biasanya orang yang Rhesusnya negatif itu kalo dia keturunan luar negeri, terutama kalo dia keturunan bule. Kalo orang Indonesia sih, biasanya Rhesusnya positif, kecuali dalam kasus-kasus tertentu.

Nah, kemarin itu aku donor darah cepat banget, cuman 15 menitan. Padahal biasanya orang butuh waktu sekitar 30 menit atau lebih untuk sekali ambil darah. Gila, darah gw ngalirnya deras amat! Jadi kepikiran, gimana ya kalo aku kecelakaan, terus terluka parah, bisa-bisa aku mati di lokasi kejadian, heee…

Habis donor darah, seperti biasa kami disuguhi makanan : mi rebus, telur rebus, dan susu cokelat. Diberi obat penambah darah juga, meski biasanya kuberikan ke orang, habis males minumnya. Pas sebelum makan, aku dan Erna mau ngasihin formulir PMI ke petugasnya. Eh, tau-tau si Erna pingsan!Untung aja bapak-bapak petugas PMI itu sigap dan tanggap terhadap keadaan. Langsung saja si Erna digotong ke ruang dalam untuk dibaringkan. Aku dititipin tasnya doang ^ ^

Untungnya aku nggak pernah pingsan pas donor darah. Padahal aku sering begadang lho malam sebelum donor darah. Mungkin karena begadang itu sudah jadi kebiasaan hidup kali ya, maklum aku rada insom, jadinya sudah kebal. Jujur saja, seumur hidup aku belum pernah pingsan.

Nah buat yang pengen donor darah, harus diingat bahwa jangan mendonorkan darah bila :

1. lagi mens atau nifas, khusus buat cewek, soalnya darah lagi keluar banyak

2. habis begadang semalaman, ntar kadar Hb darah turun dan badan lemes jadi kemungkinan pingsan lebih besar

3.  pernah sakit malaria, tifus, atau demam berdarah, atau baru saja meminum obat tertentu pas malam sebelum donor darah

4. habis minum teh, aku juga kurang tahu kenapa, tapi katanya teh bisa menurunkan kadar Hb darah (kalo tehnya kelat alias pekat dan tanpa gula)

5. menderita penyakit menular tertentu pada saat itu (jelaslah, takutnya kebawa dalam darah yang kamu sumbangin kan?)

6. kadar Hb kurang dari 12,5, soalnya bisa mudah pingsan

7. punya penyakit darah rendah (gampang pingsan juga)

Nah, selamat donor darah ya!

Salam, Dea.

N.B. Aku paling suka kalo ikut donor darah Beswan Djarum, soalnya sering dapat kaos yang bagus hehehe ^_^

One thought on “Donor Darah Jadi Hobi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s