Beranda » Aneka Rupa » Gara-gara Plang, Aku Menangis…

Gara-gara Plang, Aku Menangis…

Percaya nggak??

Kalau sudah jaga rumah berdua dengan adikku, kami menjadi anak-anak paling bengal sedunia😀

Ceritanya, ibuku pergi ke Solo selama 4 hari untuk menghadiri pernikahan sepupuku. Kami diharuskan menjaga rumah selama beliau tidak ada. Jadilah kami merasa bebas absolut (maksud??).

Kami punya hobi naik motor malam-malam. Biasanya sih jarang keluar dari komplek rumah kami, atau paling banter cuman sampai Muncul saja. Naah, mumpung ada kesempatan, kami mencoba naik motor sampai Karawaci. Kan jauh banget tuhh??! Kami berniat mencoba jalan tikus yang pernah kami lewati dulu pas Bapak masih ada.

Yang nyetir Satrio, aku cuman mbonceng saja. Soalnya kelihaian adikku dalam menyetir motor sudah setara tukang ojek kelas kakap siih, hehe😀

Mula-mula kami berkendara sesuai rencana, melintasi wilayah BSD, sampai Ash-Shobirin, terus menyusup lewat jalan tikus, nyambungnya ke Summarecon Gading Serpong. Dari situ, kami mencari jalan tikus ke arah Lippo Karawaci.

Hampir nggak ketemu tuh! Soalnya kami bingung mencari sutet listrik yang biasanya menjadi pedoman kami, kok nggak ketemu-ketemu ya?? Pas sudah ngerasa nemu, ternyata kami nemu jalan lain, yang meski lebih jauh, tetapi masih nyambung juga ke Lippo Karawaci.

Kami cuma muter aja di sekeliling mal Lippo Karawaci. Nggak punya duit sepeser pun, jadi nggak bisa mampir dan jalan-jalan di dalamnya. Malangnya kami jadi kere gini…😦

Pas pulangnya, aku iseng ngomong, “Dik, mampir liat Alam Sutera yuk! Pengen tau dalamnya kayak apa.” Dan adikku pun menuruti saranku. Kami belok ke Alam Sutra dan jalan-jalan di situ. Sampai ujung, kami heran, lho kok mana perumahannya. Ternyata perumahannya ada di sisi lain jalan utama, hampir tidak terlihat dari jalan besar. Kami yang tidak tahu hal itu, terus saja mblusuk (masuk, Jawa) ke pelosok kampung di belakang Alam Sutra.

Kami berkeliling sambil mencari jalan tembus ke arah jalan besar. Kok nggak nemu-nemu ya?? Kami sudah cemas setengah mati, mana jamnya sudah menunjukkan jam setengah sebelas malam, bensin tinggal dua batang di penunjuk bensin motor, suasananya gelap banget (maklum, kampung mblusuk!), pake ada warung remang-remang yang ada premannya lagi, hiiih… Jujur saja, aku nggak takut hantu, tapi lebih takut orang hidup yang berniat jahat. Hasil akhirnya lebih nyata…

Selama setengah jam kami ketar-ketir, mencari plang penunjuk jalan yang menunjukkan arah ke lokasi yang kami tahu, BSD kek. Sungguh mati, kami sama sekali buta mengenai Pondok Jagung!! Aku dan Satrio sudah hampir nangis membayangkan bagaimana jika seumpama kami mogok di jalan, di tempat antah berantah yang kami tidak tahu juntrungannya (padahal cuma daerah situ yaa…😀 ), terus Ibu alih-alih marah, panik mencari kami yang menghilang.. Oooh!! Nggak bisa membayangkannya!

Kemudian setelah masuk ke sebuah komplek perumahan antah berantah (soalnya kami tidak tahu kalau ada komplek yang namanya Villa Mutiara seumur-umur…), kami melihat sebuah plang penunjuk jalan. Wuah, aku langsung meneteskan air mata lega! (Agak lebay nihh…) Sementara Satrio sudah berteriak-teriak girang dari balik helmnya. Kami mengikuti arah yang terpampang di plang, dan kembali ke jalan besar, akhirnya, setelah sebelumnya baru menyadari bahwa kami hanya berjalan memutar melewati jalan yang sama lagi (Lho????). Apes banget dehh…

Yah, akhirnya kami pulang kembali ke rumah dengan selamat, tanpa kurang suatu apa pun. Heeh, pengalaman menarik tuh…

Pelajaran yang bisa diambil : Jangan kelayapan malam naik motor tanpa mengenal medan, terlebih tanpa membawa tanda pengenal yang pantas, berupa KTP, SIM, dll, soalnya jujur saja kami, selain tidak membawa uang sepeser pun, juga tidak membawa KTP dan SIM. Hahaha!!😀 :rofl:

Salam, Dea.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s