Beranda » Aneka Rupa » “Suami-suami Takut Istri” Tidak Bagus

“Suami-suami Takut Istri” Tidak Bagus

Hai!

Menambahi daftar ‘hujatan’ soal sinetron kita yang sudah teramat panjang, aku mau mengomentari soal sinetron Suami-suami Takut Istri (SSTI) yang sudah cukup lama diputar di TransTV tiap petang.

SSTI merupakan sebuah judul komedi situasi yang sudah dikenal oleh masyarakat. Di situ banyak ditampilkan mengenai kekonyolan-kekonyolan para tokohnya yang sebagian besar terdiri atas para suami yang goblok dan genit, bersama istri-istri mereka yang streng abisšŸ˜€

Terlepas dari kekonyolan yang ditampilkan, banyak hal yang menjadi contoh buruk dari sinetron ini. Yang pertama adalah moral para suami tersebut. Mereka digambarkan sangat tergila-gila pada seorang tetangga mereka yang masih lajang bernama Preti. Sampai-sampai mereka rela melakukan segala cara untuk bisa bersama-sama dengannya. Tentunya dengan berbohong untuk menghindari amarah para istri mereka.

Yang kedua adalah sikap para istri tersebut. Terlepas dari kekonyolan tingkah laku suami-suami mereka, tidak sepatutnya mereka memarahi dan melawan suami mereka seperti itu. Apalagi terkadang mereka melakukannya juga di depan anak-anak mereka, yang menjadikan mereka berani melawan juga terhadap ayah mereka. Seolah-olah merekalah raja di dalam rumah tangga mereka. Biar bagaimanapun juga, suami adalah pemimpin rumah tangga yang sepatutnya dihormati dan dipatuhi. Tetapi sinetron ini sama sekali tidak menggambarkan keadaan itu.

Ada kalimat bijaksana mengatakan bahwa “kekuatan suatu bangsa berasal dari unit terkecil yaitu keluarga”. Untuk itu, seharusnya televisi kita menayangkan tayangan yang bersifat mendidik dan membangun. Dibandingkan cerita nggak jelas dan mengajarkan moral jelek semacam SSTI, mengapa tidak membuat sinetron seperti contohnya Keluarga Cemara seperti yang dulu sudah pernah ditayangkan RCTI? Sinetron tersebut sarat dengan muatan kekeluargaan dan kasih sayang. Suatu modal bagus untuk pendidikan bangsa.

Aku males komentar panjang lebar. Sama kayak Alin di tulisannya mengenai pemboikotan sinetron Taaruf di TPI, nyatanya sinetron itu masih tetap tayang saja di TV. Masalahnya masih ada yang nonton sih…šŸ˜¦

Oh iya ternyata ada lho instansi yang menangani pengaduan masyarakat soal acara TV yang kurang bagus. Namanya KPI, kalo gak salah, lupa singkatannya apa, tapi aku sempat mencatat no HP untuk smsnya kemarin, …kalo gak salah 0812 130 70000. Kalo ternyata salah, sori banget ya! Ntar kucari lagi.

Salam, Dea.

One thought on ““Suami-suami Takut Istri” Tidak Bagus

  1. Artikel-artikel di blog ini bagus-bagus. Coba lebih dipopulerkan lagi di http://www.lintasberita.com akan lebih berguna buat pembaca di seluruh tanah air. Dan kami juga telah memiliki plugin untuk WordPress dengan installasi mudah.
    Kami berharap bisa meningkatkan kerjasama dengan memasangkan WIDGET Lintas Berita di website Anda sehingga akan lebih mudah mempopulerkan artikel Anda untuk seluruh pembaca di seluruh nusantara dan menambah incoming traffic di website Anda. Salam!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s