Beranda » Aneka Rupa » MANOHARA BIKIN BERITA

MANOHARA BIKIN BERITA

Semua tentu sudah pada tahu Manohara kan? Itu tuh, model cantik usia 16 tahun yang menjadi istri Pangeran Kerajaan Kelantan, Malaysia, dan diculik serta ditahan di istananya tanpa diperbolehkan menemui ibunya, Daisy Maharani.

Awal mendengar beritanya, aku kasihan dan iba padanya. Sudah cukup banyak wanita Indonesia yang menjadi korban kekejaman orang-orang negara tetangga kita itu. Katakanlah para TKW. Sekarang malah menyangkut seorang model yang masih di bawah umur pula! Benar-benar wanita Indonesia sudah tidak ada harganya lagi di mata orang Malaysia, atau kalau boleh kukatakan, di mata pengimpor tenaga kerja Indonesia.

Masalah Manohara lain lagi sih. Dia memang bisa dibilang ‘dibeli’ oleh keluarga kerajaan Kelantan untuk dijadikan istri pangerannya. Menurutku, si pangeran itu bermasalah deh, masa pangeran kagak kawin-kawin?! Ternyata memang benar, kayaknya dia menderita penyakit kejiwaan sadisme, alias kelainan seksual gemar menyiksa pasangannya. Lihat saja Manohara! (Katanya) Lebam-lebam begitu…

Seperti yang sudah kukatakan, seperti halnya semua orang di negeri ini, aku iba melihat nasibnya dan berharap dia bisa bebas dan menyelesaikan masalahnya dengan si suami bejat itu mendapat balasannya. Tetapi setelah sekian lama dia melanglang buana di televisi, seolah-olah ‘menjual cerita hidupnya demi sensasi infotaimen, aku jadi berubah agak antipati pada Manohara, meski lebih utama lagi pada ibunya, yang meski dia menyangkal habis-habisan, adalah seorang wanita materialistis.

Keliatan kali, Bu, kagak usah disembunyiin! Adalah salahmu anakmu yang manis itu jadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Kalau dari awal si ibu nggak mengiyakan ‘tawaran’ si pangeran bejat, Manohara kan nggak perlu mengalami hal seperti itu. Lihat saja contoh ibu materialistis, ada yang lebih parah, sampai mati, seperti Alda Risma. Kalau ibunya tidak memaksakan diri untuk menjalani gaya hidup mewah yang membuat Alda memilih pekerjaan layaknya ‘perek’, wah, dia nggak perlu mati dengan cara mengenaskan begitu. Untuk Manohara, dia lumayan beruntung karena ada campur tangan pihak lain dalam kasusnya, dan karena aku merasa pihak kerajaan pastilah tidak akan membuat kebodohan yang akan mencoreng namanya di mata umum bila mereka membunuh Manohara. Lagian masalahnya lain, si pangeran bejat kan perlu pemuasan nafsu. Kalau dimatiin, bisa berabe. Nyari perek sih gampang, dia berduit ini, tapi nama baik kerajaan kan dipertaruhkan hehe…

Sekarang Manohara pake bikin sinetron. Ada-ada saja! Yah, terserah dia sih, tapi keseringankeluar di televisi juga kan bikin bosan. Orang kan punya batasan jenuh juga. Yakin deh, banyak yang bosan abis ama cewek yang satu ini. Menurutku, dia lagi ngisi pundi-pundi uangnya lagi, soalnya kan sudah nggak ada yang nafkahin dia lagi, apalagi dengan ibu seperti itu. ditambah lagi ngurusin kasusnya yang sampai pake 1 tim pengacara kondang dan tukang morotin abis macam Farhat Abbas dkk. Capek deh…

Singkat kata, sori kalau kalimatku tajam dan menyindir, masalahnya titik kejenuhan sudah sampai pada batasnya sih…  Yah sudahlah, moga-moga saja aku nggak sampai dituntut karena mengungkapkan uneg-uneg ini haha…

Salam, Dea.

N.B.

Eh, sori salah nulis. Nama ibu Manohara tuh Daisy Fajarani, bukan Maharani, maaf hehe…
Bagi siapa pun yang merasa namanya terzalimi, maaf yaaa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s