Beranda » Opini » Devil: Film Horor ‘Orijinal’ yang Tidak Orijinal

Devil: Film Horor ‘Orijinal’ yang Tidak Orijinal

Setelah berpikir-pikir, akhirnya saya memutuskan untuk menuliskan review mengenai film ini di bagian Tulisan.

“Devil” merupakan film bergenre thriller/supernatural/horor keluaran Universal Studio pada September 2010 lalu. Film ini merupakan buah karya M. Night Shyamalan dan merupakan kisah pertama dalam trilogi The Night Chronicles.

Film dibuka oleh suasana kota New York dengan gedung-gedung bertingkatnya yang megah. Di salah satu gedung perkantoran itu, hari naas itu diawali dengan sebuah kejadian tragis: kasus bunuh diri seseorang dari lantai 35 gedung tersebut. Kasus itu menarik Detektif Bowden dari NYPD untuk menyelidikinya; dan dengan segera ia dan rekan-rekannya sesama polisi dihadapkan pada peristiwa lain yang tidak kalah menegangkan, yaitu peristiwa terperangkapnya 5 orang di dalam lift nomor 6 gedung tersebut.

Kelima orang itu terdiri atas Ben, seorang negro yang juga satpam temporer di gedung itu; seorang wanita tua; Sarah, seorang wanita muda yang cantik; Vincent, seorang salesman; dan Tony, seorang pria muda yang berniat memenuhi panggilan wawancara kerja di gedung itu. Kelima orang dengan latar belakang dan kepribadian yang berbeda itu terperangkap dan mulai saling berargumen satu sama lain. Ketegangan dimulai ketika Sarah secara tak sengaja terluka dan mereka semua mencurigai si cerewet Vincent sebagai pelakunya.

Kepanikan melanda ketika Vincent akhirnya ditemukan tewas dengan pecahan kaca menghunjam lehernya. Satu per satu mereka tewas dengan berbagai cara dan kondisi; dan orang-orang yang tersisa saling mencurigai satu sama lain sebagai ‘sang pembunuh’. Detektif Bowden harus berusaha keras untuk mengungkap kasus kematian misterius tersebut sambil terus berjuang mengeluarkan para korban yang terperangkap sebelum kematian menjemput mereka. Pada akhirnya, ia hanya bisa terhenyak sambil menyaksikan dengan mata kepala sendiri melalui kamera CCTV, bahwa sang Iblis sendirilah yang menjelma menjadi salah satu dari mereka dan membunuh korbannya satu per satu tanpa ampun…

Ide film Devil ini, diakui M. Night Shyamalan diperolehnya dari konsep novel “And Then There Were None” karya Agatha Christie, yang diterbitkan tahun 1939. Sejujurnya ada satu lagi karya yang menurut saya menjadi ide dasar film ini: salah satu cerita pendek berjudul “Evil Spirit” dari manga berjudul Mamonogatari karya mangaka Yoko Matsumoto, terbitan tahun 1993. Entah apakah si M. Night Shyamalan ini pernah baca manga itu atau belum, yang jelas idenya sangat, sangat meniru cerita ini. Hanya saja, tentunya sebagai cerita pendek, Evil Spirit tidak terlalu banyak ketegangan dan dramatisasi, dan lucunya, hasil akhirnya justru lebih tragis dimana semua orang dalam lift itu pada akhirnya mati karena saling curiga dan membunuh satu sama lain; sementara sang Iblis sendiri hanya tersenyum-senyum geli dan menyelinap keluar dari lift tanpa diketahui oleh semua orang…dalam bentuk seekor kecoa!

Secara keseluruhan, film ini saya beri nilai 6/10. Secara grafis, film ini cukup lumayan. Komposisi musik dan efek suara juga lumayan menegangkan. Suasana tegang dan alur film juga cukup memadai. Yang sangat disayangkan ya…hanya ide dan konsepnya yang dibilang buah karya M. Night Shyamalan, sementara jelas-jelas dia meniru konsep dan ide karya lain yang sudah ada. Saya kok tidak percaya dia belum baca cerita pendek karya Yoko Matsumoto itu; idenya kelewat mirip sampai-sampai keliatan seperti jiplakan…

…Yah, minimal untuk hiburan, lumayanlah.

Oh ya, bagi yang penasaran untuk membaca manga pendek Evil Spirit-nya Yoko Matsumoto, klik aja di link ini.

Dari berbagai sumber.

Salam, Dea.

4 thoughts on “Devil: Film Horor ‘Orijinal’ yang Tidak Orijinal

    • 😀
      sangat, sangat familiar… ya, link itu sengaja saya pasang supaya orang bisa langsung membaca dan membandingkan, betapa miripnya konsep cerita manga tsb dan film Devil ini…haha, dunia memang sempit ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s