Beranda » Bloody Cross

Bloody Cross

Bagi para penggemar manga bergenre aksi dan vampire dengan bumbu-bumbu ecchi, pasti bakal suka pada manga yang satu ini. Bloody Cross adalah salah satu manga yang tidak sengaja ‘kutemukan’ selagi iseng buka-buka direktori di mangareader.net. Manga ini adalah karya mangaka Yoneyama Shiwo. Dan melihat dari gaya penceritaan dan gambarnya, saya menilai bahwa manga ini diperuntukkan bagi pembaca shonen usia 17 tahun ke atas, soalnya banyak sekali fanservice dan gambar-gambar seronokšŸ˜€

Tsukimiya adalah seorang mixed blood atau sering disebut sebagai half saja, makhluk berdarah campuran antara angel dan vampire. Oleh karena darahnya itu, ia dikutuk dengan sebuah tanda atau segel di tubuhnya, yang apabila tidak segera dilepaskan dalam jangka waktu tertentu, akan membunuhnya. Untuk melepaskan segel itu, ia membutuhkan kekuatan suci yang tersimpan dalam The Book of Prophecy, sebuah buku yang menyimpan kekuatan Tuhan, yang juga merupakan satu dari sekian banyak artefak suci yang disebut sebagai The God’s Inheritances.

Tsukimiya, cover dan halaman depan volume 1 full color

Dalam perjuangannya mendapatkan buku itu, ia sering bersitegang dengan sesama half, seorang pemuda tampan bernama Hinata. Hinata adalah seorang pengguna mantera (seperti onmyouji atau mantera Buddha, kurang tau juga) yang hobi bersilat lidah dan menggoda Tsukimiya (sampai tahap ekstrem, seperti menciumnya a la French kiss atau memegang-megang dadanya ^^”). Mereka terkadang membentuk rekanan untuk bisa mendapatkan buku tersebut…meski pada akhirnya setelah didapat, mereka akan segera bertarung lagi satu sama lain.

Tsukimiya dan Hinata–saling menggoda, sekaligus saling memanfaatkan dan menusuk dari belakang…terlepas dari perilaku “intim” mereka, duo half ini tidak saling menyukai satu sama lain ^^

Dalam petualangan mereka, Tsukimiya dan Hinata juga berjumpa dengan banyak musuh, yang beberapa di antaranya menjadi rekan (lebih ke arah pemanfaatan atau asas manfaat, hehe, soalnya semua karakter di manga ini digambarkan sangat individualistis dan mementingkan diri sendiri ^^). Dua di antaranya adalah Tsuzuki (atau Tsuduki, kadang-kadang ditulis begitu…), seorang pureblood atau angel berdarah murni, yang memiliki tabiat egois, arogan, dan senang membanggakan diri sendiri layaknya raja (dia sering menjadi comic relief karena itu, haha :D) dan pelayannya, Hanamura, demon yang bekerja untuk Tsuzuki (lebih cocok disebut sebagai ‘anjing’ piaraannya, haha :D).

Kiri: Tsuzuki dan samurainya; kanan: Hanamura dan pistolnya.

Mereka juga berhadapan dengan Satsuki, seorang fallen angel, dan demon kucing peliharaannya, Momose; dan sebuah organisasi misterius yang juga tertarik mengumpulkan artefak-artefak suci tersebut, Arcana.

Secara umum, manga ini cukup menarik, meski ceritanya agak standar. Yang membuatnya tidak standar adalah karakter-karakter pelakon cerita ini, dengan karakterisasi mereka yang khas dan kuat. Dari segi gambar, manga ini lumayan bagus…meski mungkin ada beberapa yang akan menganggap gaya gambar Yoneyama-sensei mirip dengan gaya gambar Kusanagi Mizuho, mangaka NG Life. Style gambarnya juga, menurut saya, mirip style manga dan anime Izumo atau AIR.

Untuk bacaan yang menghibur, lumayanlah. Skala penilaian menurut saya sendiri (dari angka 1-10, dengan 1 sebagai yang terburuk dan 10 sebagai yang terbaik):

Gambar: 7.5

Karakterisasi: 8

Kerapian panel: 8

Jalan cerita: 7.5

Umum: 7.75

Jadi, selamat menikmati manga Bloody Cross ini ya.

Salam, Dea.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s