Beranda » Raintree I : Inferno

Raintree I : Inferno

Aku suka membaca berbagai jenis novel, terutama novel-novel fiksi. Beberapa hari yang lalu, aku membaca salah satu novel roman terbitan Harlequin Enterprises, Ltd yang versi Indonesianya diterbitkan oleh Gramedia, karangan Linda Howard, berjudul Raintree : Inferno. Kalau di versi Indonesianya, judulnya jadi Raintree I : Sang Penguasa Api.

kover versi luar negeri; di sana, genre Nocturne ada di bawah bendera Silhouette Books, salah satu lini Harlequin; kalau di Indonesia siih, semuanya pukul rata, Harlequin semua🙂

Novel roman merupakan salah satu pilihan bacaanku (gitu-gitu aku cewek juga😛 ) dan salah satu pengarang novel roman favoritku adalah Linda Howard. Jadi begitu aku lihat ternyata dia juga mengarang novel roman untuk genre Nocturne, yang nota bene berisi roman dengan tema supranatural, tema kesukaanku, aku merasa sangat senang dan langsung saja meminjamnya.

Seperti biasanya novel roman, apa lagi novel roman luar negeri, novel ini mengandung unsur seks yang cukup kental.🙂 Jadi, bagi yang anti bahasa vulgar dan semacamnya, sebaiknya jangan baca novel yang kayak gini.

Raintree I : Inferno merupakan bagian pertama dari keseluruhan novel Raintree Trilogy, begitu aku menyebutnya, masing-masing berisi cerita mengenai kakak beradik Raintree, Dante, Gideon, dan Mercy. Inferno adalah kisah mengenai si kakak sulung, Dante.

Dante Raintree merupakan seorang Dranir atau raja bagi klan Raintree, sebuah klan kuno yang memiliki kemampuan menguasai kekuatan unsur alam. Kekuatan Dante adalah api. Ia memiliki sebuah kasino bernama The Inferno.

Suatu kali, ia melihat bahwa ada seorang pengunjung kasinonya yang terus menerus menang selama beberapa hari saja ia berjudi. Ia curiga orang itu melakukan kecurangan. Ia pun memutuskan untuk berbicara empat mata dengan si penjudi itu.

Sang tersangka, seorang wanita cantik berambut merah bernama Lorna Clay, tidak terima dituduh sebagai penjudi curang dan marah pada Dante. Pria itu tertarik pada Lorna yang berkarakter keras, sekaligus juga mencurigai Lorna sebagai anggota klan Ansara, musuh bebuyutan klan Raintree, ketika ia menyadari bahwa Lorna juga memiliki kekuatan supranatural, meski kekuatan itu tidak disadarinya sepenuhnya.

Kekuatan Lorna merupakan kekuatan untuk mengetahui dan menguasai angka. Ia bisa menebak angka apa yang akan keluar dari mesin slot, sehingga ia bisa menang banyak dalam berjudi slot. Ia juga bisa mengetahui jumlah angka kartu black jack yang akan muncul dan menang. Ketika berjumpa dengan Dante, ia merasa bahwa orang itu membawa suatu aura khusus yang tidak disukainya. Meski terpesona pada penampilan Dante yang berambut hitam panjang dan bermata hijau serta perlente, ia memutuskan bahwa ia tidak menyukai pria itu.

Di tengah pembicaraan mereka yang menegangkan (bagi Lorna, karena pikirannya dimasuki oleh Dante dan dikirimi khayalan bahwa mereka tidur bersama, yang membuat Lorna gugup dan malu setengah mati, tanpa dia sadar bahwa itu hanya imajinasi Dante😀 ), Inferno kebakaran. Kecurigaan Dante pada Lorna semakin menguat, dan ia membawa wanita itu menghadapi api. Sebagai Dranir dan penguasa api, Dante yakin ia bisa memadamkan api itu. Ia terkejut ketika api itu ‘menolak’ dipadamkan, malah bertambah besar dan menjalar ke mana-mana. Pada akhirnya, Dante yang kelelahan memanfaatkan kekuatan jiwa Lorna untuk mendukung kekuatannya sendiri, meski hal itu dilakukannya dengan berat hati.

Api pun padam, tetapi Inferno terlanjur menjadi puing-puing. Dante yang marah besar, membawa Lorna ke rumahnya dan memenjarakannya di sana. Dante menggunakan kontrol pikiran untuk mengendalikan gerak-gerik Lorna (suatu hal yang sangat disayangkan oleh para fans Raintree, karena pemerkosaan pikiran a la Dante dianggap sebagai bentuk penindasan terhadap wanita😦 ). Lorna pun marah besar dan menganggap Dante orang gila brengsek.🙂

Selama beberapa lama mereka tinggal satu atap di rumah Dante, mereka berdua memiliki kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain. Lorna pun mengetahui bahwa Dante terlahir dengan memiliki kekuatan khusus, dan mulai mempelajari apa fungsi kekuatannya sendiri, dengan bimbingan Dante. Ia mulai menganggap Dante sebagai pria yang baik, dan sangat sadar bahwa mereka saling tertarik satu sama lain. Meski begitu, Dante tidak memaksanya untuk tidur bersama; selain karena ia menghormati pilihan Lorna, juga karena ia sebagai Dranir, harus bertindak bijaksana dan tidak hanya menurutkan nafsu belaka.

Sementara itu ancaman klan Ansara terhadap klan Raintree pun mulai meningkat. Dalam suatu insiden yang nyaris merenggut nyawa Lorna (sebenarnya yang diincar Dante, tetapi Lorna melindunginya dan nyaris terbunuh menggantikan Dante, membuat Dante marah besar dan akhirnya membakar habis si pembunuh gelap setelah mengorek alasannya🙂 ), Dante menyadari bahwa klan Ansara mulai bergerak menuju Sanctuary, rumah besar klan Raintree, sekaligus juga pusat kekuatan mereka.

Cemas, Dante menelepon Gideon, adiknya yang seorang detektif dan mampu mengendalikan petir, serta Mercy, adik perempuan bungsunya yang bertugas menjaga Sanctuary, mengenai serangan besar-besaran ini. Dante pun pergi meninggalkan Lorna untuk menghadapi Ansara di Sanctuary. Novel ini berakhir dengan Lorna, yang tidak sudi ditinggalkan di belakang begitu saja, dan berniat menyusul Dante dalam peperangan supranatural tersebut.

Akhir novel ini menggantung, menyisakan rasa penasaran akan kelanjutannya, jadi untuk memuaskan rasa ingin tahu itu, aku harus membaca lanjutannya di novel kedua dan ketiganya nanti.

Novel keduanya berkisah mengenai Gideon dan partner barunya, Hope Malory, dan berakhir dengan menggantung juga, dengan Gideon meninggalkan Hope untuk bergabung dalam perang di Sanctuary (mirip Dante; maklum kakak adik, cetakannya sama😀 ). Judul novel keduanya Raintree : Haunted, dalam versi Indonesianya berjudul Raintree II : Pengendali Badai.

Novel ketiganya merupakan konklusi dari dua novel sebelumnya, berkisah mengenai Mercy dan Eve, putrinya, sebagai penjaga rumah besar Raintree, Sanctuary. Judul novel ketiganya aku agak lupa, kalau nggak salah Raintree : Sanctuary, dalam versi Indonesianya berjudul Raintree III : Penjaga Sanctuary.

Ketiga novel ini merupakan kolaborasi tiga pengarang, yaitu Linda Howard (novel satu), Linda Winstead Jones (novel dua), dan Beverly Barton (novel tiga).

Akhir kata, karena aku baru membaca satu novel saja, aku belum bisa menyimpulkan apakah cerita ini layak dikoleksi atau tidak. Yang jelas,aku dan Alin menganggap bahwa novel pertamanya KEREN ABISS!! Aku benar-benar penasaran sama novel kedua dan ketiganya nih… kok belum ada-ada juga di taman bacaan sih??? Aku nggak mau beli soalnya harga novel kayak gini mahal banget untuk ukurannya, masak Rp 44000,- coba??!! Naiknya sampai Rp 12000,- sendiri!!!😦

Benar-benar Indonesia; barangnya serba mahal, semua harga naik, apalagi buku, novel, dan komik, barang-barang favoritku semua tuh, heeehhh… capek deh…

Salam, Dea.

4 thoughts on “Raintree I : Inferno

  1. Aku udah cek di B’nN, versi gideon yang paling disukai tapi penjualan tertinggi ya buku pertamanya, inferno. Keren kok cover aslinya dibanding cover versi indo maksudku.

    Menurutku, karakter Dante itu udah perfect mengingat latar belakang, posisi, usia dan tanggung jawabnya, makanya inferno atau Linda Howard dengan karakter menulisnya ditaro sebagai novel pembuka dari Raintree trilogy. Yah biasalah kalo cewek2 umumnya lebih suka karakter prince charming dari pada yang perfeksionis arogan, kalopun ada orang berkarakter dante di dunia ini: jelas dia gila, kalo dante kan dranir jadi bisa dimaafkan. Aku curius nih lanjutan inferno…

  2. dugh malam ini gue terpaksa hunting 2 mall dengan 3 toko buku dan voila nga ada satupun novel Raintree (baru punya yang p1)….bikin forum LInda howard yuk i like her too one …pengarang favorit gue stelah nora robets

  3. download aja di 4shared, lengkap raintree cuma ya itu bahasa paman sam. Tapi lebih oke yang bahasa paman sam, LEBIH HOTSSSSSSSS😈

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s