Beranda » Sugiru Juunana no Haru

Sugiru Juunana no Haru

Naoki (kiri) dan Takashi (kanan).

Sugiru Juunana no Haru atau bisa diterjemahkan secara kasar sebagai Seventeen Spring That Pass adalah manga 2 volume buah karya Fuyumi Ono (cerita)–yang sudah kita kenal melalui karyanya, Twelve Kingdoms atau Juuni Kokki–dan Kotetsuko Yamamoto (gambar) yang diterbitkan tahun 2007. Manga ini bergenre josei, dan mengusung tema horor, supernatural, dan tragedi.

Naoki (kiri) dan Takashi (kanan).

Manga ini mengisahkan mengenai kehidupan dua sepupu bernama Takashi dan Naoki. Baik Takashi maupun Naoki berulang tahun pada musim panas, usia mereka hanya terpaut 1.5 bulan, dimana Naoki lebih tua dibanding Takashi. Dan musim panas ini, mereka akhirnya mencapai usia 17 tahun–tanpa mengira bahwa tragedi telah menunggu mereka di usia yang ke-17 ini.

Takashi tinggal hanya berdua dengan ibunya di sebuah rumah sederhana bergaya tradisional di daerah pedesaan. Naoki dan adik perempuannya, Noriko, biasanya menginap di sana selama liburan musim panas.

Musim panas ini pun tidak jauh berbeda. Mereka berdua menginap di rumah sepupu mereka itu–hanya untuk mendapati bahwa setelah beberapa hari mereka menginap, sesuatu yang aneh terjadi pada Takashi. Ia berubah 180 derajat, dari Takashi yang penyabar, lembut, dan penyayang menjadi Takashi yang dingin, sinis, dan kasar terhadap ibunya dan semua orang.

Sebelum perubahan itu terjadi, Takashi sempat menyampaikan kecemasannya pada Naoki–bahwa selama ini ia selalu dihantui oleh sesuatu yang merayap di luar jendelanya di malam hari. Hal itu selalu mengganggunya dan membuatnya kurang tidur. Naoki, seperti normalnya orang, tidak percaya pada cerita Takashi dan menertawakannya. Takashi yang kesal karena ceritanya tidak digubris akhirnya pergi meninggalkan Naoki. Dan pada malam harinya, Takashi akhirnya melihat dengan jelas apa yang selama ini menghantui jendela kamarnya tersebut…

Pagi hari tiba, dan Naoki menyadari bahwa Takashi telah berubah drastis. Sikap Takashi yang kasar terhadap ibunya semakin meyakinkan Naoki bahwa Takashi yang sekarang bukanlah Takashi yang biasanya, melainkan orang lain atau hantu yang merasukinya. Ia pun semakin yakin ketika akhirnya ibu Takashi meninggal dengan cara yang tragis dan Takashi sendiri seolah-olah tidak peduli dan bahkan terlihat senang atas kematian ibunya.

Naoki pun menyelidiki mengenai silsilah keluarga dari pihak ibu dan bibinya, dan menemukan suatu fakta mengerikan bahwa setiap anak laki-laki pertama dari keluarga tersebut meninggal ketika mereka mencapai usia 17 tahun. Dan setelah itu, biasanya akan selalu diikuti oleh kematian ibu mereka.

Naoki pun semakin ngeri ketika ia menyadari bahwa Takashi mulai berubah drastis setelah ulang tahunnya  yang ke-17, hanya beberapa hari sebelum akhirnya ibunya meninggal…

Drama  horor supernatural ini dikemas secara apik dan menarik, membuat siapa pun yang membacanya merasa tercekam dan simpatik terhadap Naoki maupun Takashi. Gaya gambar Yamamoto yang sederhana tapi bersih dan ekspresif sangat menunjang alur cerita karya Ono dengan baik. Tema dan suasana cerita yang tragis begitu terasa, terutama di pertengahan dan akhir cerita. Alur cerita yang kompleks membuat kita duduk terpaku untuk terus membaca sampai akhir cerita.

Singkat kata, Sugiru Juunana no Haru adalah kisah horor yang sangat menarik dan enak dibaca. Untuk penggemar cerita horor dan tragedi, tentunya wajib untuk membaca manga ini. Sayangnya, saya benar-benar tidak menyarankan untuk membaca cerita ini di kala sedih atau bad mood, soalnya dijamin bakal tambah bad mood. Soalnya suram banget sih…

Penilaian (skala 1-10):

Gambar: 8.5

Cerita: 9.5

Gaya penceritaan: 9

Panelisasi: 7.5

Keseluruhan: 8.75

Untuk membaca kisah ini, klik saja link ini.

Salam, Dea.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s